Kamis, 15 April 2010
Resep makanan ciNta
(kiriman dari teman)
BAHAN:
> 1 pria sehat, 1 wanita sehat, 100% Komitmen, 2 pasang restu orang tua, 1
botol kasih sayang murni.
BUMBU:
> 1 balok besar humor, 25 gr rekreasi, 1 bungkus doa, 2 sendok teh
telpon-telponan, Semuanya diaduk hingga merata dan mengembang.
TIPS:
> Pilih pria dan wanita yang benar-benar matang dan seimbang.
> Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya terlalu muda karena dapat
mempengaruhi kelezatan (sebaiknya dibeli di toserba bernama TEMPAT IBADAH,
walaupun agak jual mahal tapi mutunya terjamin.)
> Jangan beli di pasar yang bernama DISKOTIK atau PARTY karena walaupun
modelnya bagus dan harum baunya tapi kadang menipu konsumen atau kadang
menggunakan zat pewarna yang bisa merusak kesehatan.
> Gunakan Kasih sayang cap ‘IMAN, HARAP & KASIH’ yang telah mendapatkan
penghargaan ISO dari Departemen Kesehatan dan Kerohanian
Cara Memasak :
> Pria dan Wanita dicuci bersih, buang semua masa lalunya sehingga tersisa
niat yang murni.
> Siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitmen dan restu orang tua
secara merata.
> Masukkan niat yang murni ke dalam loyang dan panggang dengan api cinta,
merata sekitar 30 menit di depan penghulu.
> Biarkan di dalam loyang tadi dan sirami dengan semua bumbu di atas.
> Kue siap dinikmati.
Catatan: Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup dan paling
enak dinikmati dalam keadaan kasih yang hangat. Tapi kalau sudah agak
dingin, tambahkan lagi humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera,
serta beberapa potong doa kemudian dihangatkan lagi di oven bermerek
‘Tempat Ibadah’ diatas api cinta. Setelah mulai hangat, jangan lupa
telepon-teleponan bila berjauhan.
“Ojt Trana, NPLCT”
http://athok.blog.friendster.com/2008/05/
Rabu, 14 April 2010
The Passive Remedy
A.CHANGE INTO THE PASSIVE VOICE:
1. Students should not do this test if they study diligently
This test should not be done (by students) if they study diligently.2. You are joining the English remedial test once again
The English remedial test is being joined (by you) once again.
3. Has Dira written the new blog address correctly?
` Has the new blog adress been wtitten (by Dira) correctly?
4.Didn’t you ask a direct question clearly to Mr T before the test?
Was a direct question not asked (by you) clearly to Mr T before the test?
5.Will you be waiting for them tomorrow evening?
Will they to be being waited tomorrow evening (by you)?
6.No one has ever told them how to behave
They have ever been told (by no one) how to behave?
7.They do not tell you the truth about the next project (2 p)
a. -You are not told the truth about the next project (by them).
b.- The truth about the next project is not told to you (by them).
8. The police asked him many questions during the interrogation (2 p)
a. - He was asked many questions during the interrogation (by the police).
b.- Many questions were asked to him during the interrogation (by the police)
B. CHANGE INTO THE ACTIVE VOICE:
1.All note books must be closed immediately by the student
The students must close all note books immediately2.Is the television going to be watched all day by them?
Are they going to watch the television all day?
3.We should not be fooled by him if we believed in you
He should not fool us if we belived in you.
4.Gilang was told to cut his long hair by the teacher
The teacher told Gilang to cut his long hair
5.The remedial test is not easily done by the students
The students do not do the remedial test easily
Senin, 05 April 2010



“Sesunguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al Ahzab:56)
Minggu, 04 April 2010
KEPADA SEMUT (Karya KH A. Mustofa Bisri)
Kami pun semut, jangan takut!
Kepada rayap kecoa berkata
Kami rayap juga, jangan curiga!
Kepada kecoa tikus mendengus
Kami kecoa lihatlah, jangan salah!
Kepada tikus ular berujar
Kami juga tikus ini, jangan sangsi!
Kepada ular manusia bicara
Kami ular kok mas, jangan cemas
Minggu, 28 Februari 2010
text Narrative
Title
The Fox And Th
e Crow
One day, sunny morning, an ugly black crow perched on the branch of a tree. She had just stolen a tasty piece of cheese and was about to enjoy it.
Complication
Just then a dark brown fox passed by. He was very hungry. Then he saw the food in the crow’s beak. His mouth watered, so he thought of a clever plan to get the cheese.
The fox looked up at the crow, he said, “ I have always admired your beauty with your soft, shiny feathers and nice beak. If your voice is as fine as your looks, you could be Queen of the birds!”
Resolution
The crow wanted to be the queen. So, to prove that she could sing, she opened her beak and made a loud “ caw!” Of course, when she opened her beak, the piece of cheese fell to the ground.
The fox happily snatched up the cheese and laughed. He said,” My dear crow, your voice is fine but your opinion is not. You shouldn’t believe everything you hear ! Thanks for cheese!”
(taken from athe fox and the crow in the Grasshopper and The Ants and other stories, kowhai and Young, 2003)
picture from :http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:fzdzi9u9tllgWMSenin, 15 Februari 2010
LOMPAT GALAH
LOMPAT GALAH
Ø Munculnya Lompat Galah di Belanda
Belanda adalah negeri pesisir pantai yang sebagian besar wilayahnya berada di bawah permukaan laut. Hal ini menyebabkan di negara ini terdapat banyak sungai dan danau. Karena itu sebagian warga Belanda jika akan bepergian ke tempat lain harus menyeberangi sungai atau danau.
Untuk menyiasati sungai dan danau yang menjadi hambatan perjalanan, warga Belanda menggunakan Fierljeppen atau lompat galah danau. Pada abad ke-13, cara ini kerap digunakan petani di Norwegia.
Seiring perkembangan zaman, Fierljeppen mulai dipertandingkan. Dan siapa sangka bila Fierljeppen menjadi cikal bakal lompat galah saat ini. Bedanya dengan lompat galah, peserta Fierljeppen harus memanjat galah setinggi mungkin supaya bisa jatuh dengan posisi terjauh.
Belum lama ini di negeri Kincir Angin digelar kompetisi Fierljeppen. Peminatnya cukup banyak. Mereka diharuskan menyeberangi danau dengan menggunakan galah aluminum sepanjang 11 meter. Tentunya peserta yang mencapai jarak terjauh akan keluar sebagai pemenang.
Selain menjadi cikal bakal olahraga, Fierljeppen juga melahirkan peribahasa jangan melompat lebih jauh dari panjang galah yang dimiliki. Perbahasa itu berarti jangan bertindak lebih jauh dari kemampuan yang dimiliki.(YNI)
Sumber:
http://sport.liputan6.com/berita/200712/152704/ltigtFierljeppenltigt.Cikal.Bakal.Lompat.Galah
Ø Pengertian Lompat Galah
Llompat tinggi galah merupakan Suatu lompatan yang dilakukan dengan bantuan galah untuk mencapai tujuan lompatan yang setinggi-tingginya.
Ø Tekhnik Lompat Galah
Awalan, yang dilakukan pertama mengambil ancang-ancang untuk berlari posisi tubuh harus dikontrol untuk melakukan gerakan menancapkan galah dan menumpu dengan tepat.
Teknik Awalan; Awalan jaraknya harus panjang, supaya dapat mencapai kecepatan maksimum ketika menumpu. Saat berlari usahakan konsisten dan prima yg bertujuan atlet dapat mengontrol posisi tubuhnya dari proses menancapkan galah dan menginjak titik tumpu dengan tepat. Galah harus dipegang yang kuat, dan yang perlu diperhatikan cara memegang jarak yang cukup lebar, untuk memperoleh tumpuan yang baik.
Gerakan menancapkan Galah
Tekhnik menancap galah yang pertama adalah dalam proses menancapkan galah hendaknya langsung ke arah depan dan atas, jangan menggeserkan galah di tanah. Sedikit kalaupun terpaksa supaya kedua tangan terpisah pada jarak yang cukup lebar.
Tancapkan galah setelah jarak 3 langkah sebelum menumpu dengan menggunakan ujung galah. Galah menancap sejajar garis lurus sehingga ujungnya terletak dibawah kepala atlet pada saat start untuk tumpuan.
Kecepatan sangat penting ketika melentingkan galah, Selanjutnya posisi badan hendaknya langsung mengarah bagian belakang dari parit pendaratan. Kaki yang akan digunakan menumpu hendaknya diletakkan tepat di bawah garis tegak lurus yang ditarik mulai dari tangan yang paling atas.
Sebelum melentingkan galah gerakan yang harus dilakukan ialah; gerakan push-pull yaitu gerakan menekan (pushing) galah dengan tangan yang terletak lebih rendah, sementara tangan yang atas menarik ujung galah ke bawah. Gerakan pull-swing adalah gerakan menarik dengan tangan yang di atas, sementara tubuh berayun ke depan, di belakang tangan bawah yang menekuk. Kedua gerakan ini harus dilakukan dengan benar, sehngga pusat
Berayun dan menggelantung
Gerakan ini bertujuan untuk menambah kelentingan dan untuk menyimpan lebih banyak tenaga potensial di dalam galah. Dengan posisi tubuh pelompat yang benar akan didapat posisi yang paling baik untuk mengangkat tubuh ke atas, saat tenaga yang disimpan waktu menggantung dikeluarkan lagi segera untuk melewati mistar.
Tarikan dan Putaran (pull & turn)
Gerakan pulling (menarik) dimulai ketika pusat dari
Push –off dan melintasi mistar
Gerakan push-off (melentingkan diri) dimulai segera setelah tarikan tangan yang diatas, mencapai posisi dekat pada pinggul. Gerakan ini sebetulnya lanjutan dari gerakan menarik tadi. Pada permulaan dari gerakan melenting ini, galah harus membentuk sebesa 85 - 90º. Sebelum pelompat melepaskan tanganya, lakukanlah putaran melingkar mistar dengan cara menjatuhkan kedua kaki sedikit, dan denga reaksi dari daya dorong tubuh terhadap galah. Jika daya dorong ke atas melampaui taikan ke bawa oleh kedua kaki, pusat
Gerakan ini merupakan gerakan terakhir yaitu melewati garis mistar. Jadi suksesnya gerakan ini tergantung dari latihan dan latihan dan teknik gerakan-gerakan awal yang benar sehingga dapat menimbulkan gerakan akhir yang sempurna. demikian, penjelasan tentang olahraga lompat tinggi galah, jenis olahraga ini menjadi langganan dalam daftar ivent internasional seperti olimpiade dll.
Sumber:
http://www.moccasport.co.cc/2009/02/lompat-tinggi-galah.html

